Budiman, Timotius Yulianto Kurniadi (2024) TINJAUAN KRITIS KONSEP KEBERADAAN ALLAH DARI TEORI SELEKSI NATURAL RICHARD DAWKINS DENGAN EAAN (EVOLUTIONARY ARGUMENT AGAINST NATURALISM) ALVIN PLANTINGA. Magister thesis, STT Reformed Injili Internasional.
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (505kB)
CHAPTER I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (344kB)
CHAPTER II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (327kB)
CHAPTER III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (459kB)
CHAPTER IV.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (377kB)
CHAPTER V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (261kB)
BIBLIOGRAPHY.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
Abstract
Tesis ini berjudul “Tinjauan Kritis Konsep Keberadaan Allah dari Teori Seleksi Natural Richard Dawkins dengan EAAN (Evolutionary Argument Against Naturalism) Alvin Plantinga” yang bertujuan untuk menganalisis kritik terhadap keberadaan Allah melalui pendekatan sains dan naturalisme oleh Richard Dawkins serta memberikan tanggapan berbasis teologi Kristen Reformed melalui teori EAAN dari Alvin Plantinga. Penelitian ini memaparkan bagaimana Dawkins menggunakan teori evolusi dan seleksi alam untuk menolak ide desain ilahi dan keberadaan Allah, dengan fokus pada teori The Blind Watchmaker dan konsep meme sebagai replikator budaya. Melalui kerangka pemikiran Plantinga, tesis ini mengungkapkan kelemahan epistemologis naturalisme Dawkins, terutama dalam kaitannya dengan keandalan fakultas kognitif manusia. Tesis ini juga membahas hubungan antara kekristenan dan sains dengan menegaskan bahwa tidak ada konflik mendalam antara keduanya. Sebaliknya, sains akan berkembang lebih baik dalam kerangka teisme yang memberikan dasar bagi fungsi kognitif manusia dan pengetahuan yang dapat diandalkan. Melalui analisis ini, penulis berupaya menunjukkan bahwa kepercayaan Kristen, yang berakar pada properly basic belief dan ide proper function, memiliki landasan epistemologis yang lebih kokoh dibandingkan dengan naturalisme Dawkins. Tesis ini juga menegaskan pentingnya peran gereja dalam merangkul sains sebagai alat untuk memahami dan mengungkap kemuliaan Allah dalam ciptaan-Nya. Penulis berhasil merangkul sains dari Richard Dawkins tentang meme sebagai sebuah replikator budaya melalui tesis ini, di mana meme dalam kekristenan menjadi sudut pandang bagi orang Kristen untuk mengamati bagaimana Allah bekerja di dalam dunia budaya.
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | richard dawkins;alvin plantinga;teologi reformed;naturalisme;meme |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BT Doctrinal Theology > God B Philosophy. Psychology. Religion > Philosophy (General) > Naturalism (Philosophy) B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > Religion and Science |
| Divisions: | Master of Theology |
| Depositing User: | Defy Zega (Librarian) |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 02:25 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 02:26 |
| URI: | http://repository.sttrii.ac.id/id/eprint/285 |
