Kurniawan, Carlos (2023) STUDI PERBANDINGAN PEMIKIRAN MORTIFIKASI DARI JOHN OWEN DENGAN KONSELING BIBLIKAL DARI JAY ADAMS DAN APLIKASINYA TERHADAP KONSELING BIBLIKAL. Magister thesis, STT Reformed Injili Internasional.
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (727kB)
CHAPTER I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (479kB)
CHAPTER II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (695kB)
CHAPTER III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (606kB)
CHAPTER IV.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (452kB)
CHAPTER V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (190kB)
BIBLIOGRAPHY.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (428kB)
Abstract
Tesis ini menegaskan bahwa diagnosa yang tepat terhadap permasalahan manusia sangat penting agar dapat diberikan penanganan yang benar. Alkitab dan sejarah gereja menunjukkan bahwa konseling merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan umat Allah dalam mendiagnosis serta memberi jawaban atas tantangan hidup kudus bagi Allah di setiap bidang kehidupan. Namun, sejak abad ke-20 hingga ke-21, psikologi modern mulai menggeser otoritas Alkitab dalam menangani masalah manusia, bahkan gereja-gereja Injili mengintegrasikan psikologi modern ke dalam pembentukan spiritualitas dan praktik konseling Kristen. Dalam konteks tersebut, Jay E. Adams mengembangkan sistem konseling nouthetis yang berlandaskan pada keyakinan akan sufficiency of Scripture sebagai dasar metodologinya. Komitmen terhadap Alkitab ini juga menginspirasi generasi berikutnya dari gerakan konseling biblika untuk mengembangkan sistem Adams lebih lanjut. Penulis tesis ini berfokus pada pengembangan sistem konseling biblika Jay Adams dalam aspek peran motivasi serta relasi antara tanggung jawab dan penderitaan manusia, dengan mengacu pada karya Puritan John Owen tentang mortifikasi dosa. Owen, seorang teolog produktif yang dikenal memiliki kedalaman pemikiran teologis setara di bawah John Calvin, memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman pengudusan dan kondisi hati manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Owen menyeimbangkan sistem konseling biblika Adams yang cenderung kurang memperhatikan aspek afeksi manusia, sekaligus memperjelas hubungan antara tanggung jawab dan penderitaan dalam konseling biblika. Akhirnya, tesis ini menawarkan aplikasi praktis bagi konseling biblika dalam pengembangan pengumpulan data, penugasan (homework), serta penanganan hati nurani.
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | konseling biblika;jay adams;john owen;pengudusan;mortifikasi dosa |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BT Doctrinal Theology > Sanctification—Biblical teaching B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology > Pastoral counseling (Christianity) B Philosophy. Psychology. Religion > BX Christian Denominations > Puritans—Doctrines |
| Divisions: | Master of Theology |
| Depositing User: | Defy Zega (Librarian) |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 03:38 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 03:40 |
| URI: | http://repository.sttrii.ac.id/id/eprint/287 |
