TINJAUAN HISTORIS PELAYANAN DAN POSISI PEREMPUAN DALAM TRADISI REFORMASI MENURUT MARTIN LUTHER

Fransiska, Maria (2023) TINJAUAN HISTORIS PELAYANAN DAN POSISI PEREMPUAN DALAM TRADISI REFORMASI MENURUT MARTIN LUTHER. Magister thesis, STT Reformed Injili Internasional.

[thumbnail of Cover, Declaration of Approved Thesis, Table of Contents, Acknowledgements, Abstract] Text (Cover, Declaration of Approved Thesis, Table of Contents, Acknowledgements, Abstract)
COVER.pdf

Download (359kB)
[thumbnail of Chapter I] Text (Chapter I)
CHAPTER I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (273kB)
[thumbnail of Chapter II] Text (Chapter II)
CHAPTER II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (498kB)
[thumbnail of Chapter III] Text (Chapter III)
CHAPTER III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (399kB)
[thumbnail of Chapter IV] Text (Chapter IV)
CHAPTER IV.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (112kB)
[thumbnail of Bibliography] Text (Bibliography)
BIBLIOGRAPHY.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (130kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan Martin Luther mengenai pelayanan dan posisi perempuan dalam tradisi Reformasi, dengan fokus pada implikasi teologi imamat semua orang percaya (Priesthood of All Believers). Dalam konteks Abad Pertengahan yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat baik secara sosial maupun religius, Luther menawarkan pendekatan baru yang menegaskan kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan di hadapan Allah. Melalui metode kualitatif dengan studi literatur terhadap sumber primer dan sekunder, termasuk tulisan-tulisan Luther serta kajian teologis kontemporer, penelitian ini menemukan bahwa pemahaman teologis Luther tentang penciptaan, dosa, dan penebusan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan dalam kehidupan gerejawi, khususnya dalam bidang pendidikan, pengajaran, dan pelayanan non-liturgis. Studi kasus terhadap tokoh-tokoh perempuan Reformasi seperti Katharina von Bora dan Katharina Schütz Zell menunjukkan bahwa perempuan dapat menjadi mitra aktif dalam pelayanan Kristen tanpa meniadakan struktur gerejawi yang diatur secara teologis. Penelitian ini menegaskan bahwa konsep imamat semua orang percaya bukan hanya mengubah paradigma otoritas gereja, tetapi juga mengangkat martabat perempuan sebagai pewaris penuh anugerah Allah dalam Kristus, dan menjadi dasar bagi gereja masa kini, khususnya dalam tradisi Reformed Injili, untuk meninjau kembali peran perempuan dalam pelayanan secara teologis dan historis ulang peran dan kesempatan pelayanan bagi perempuan sesuai dengan prinsip-prinsip teologis yang Alkitabiah dan historis.

Item Type: Thesis (Magister)
Uncontrolled Keywords: Baik — setelah disamakan bentuknya (huruf kecil semua, tanpa spasi, dipisahkan tanda `;`) dan dihapus yang duplikat, hasil akhirnya adalah: ✅ **Hasil akhir:** martinluther;reformasi;perempuan;imamatsesamaorangpercaya;pelayanan;teologireformed;priesthoodofallbelievers
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Postmodernism and Christianity / Religion > Women in Christianity—History—16th century
B Philosophy. Psychology. Religion > BR Postmodernism and Christianity / Religion > Luther, Martin, 1483–1546—Views on women
B Philosophy. Psychology. Religion > BR Postmodernism and Christianity / Religion > Priesthood, Universal—Protestant churches—History of doctrines
Divisions: Master of Theology
Depositing User: Defy Zega (Librarian)
Date Deposited: 05 Nov 2025 09:13
Last Modified: 05 Nov 2025 09:13
URI: http://repository.sttrii.ac.id/id/eprint/292

Actions (login required)

View Item
View Item