Akwila, Akwila (2025) DARI TAMAN EDEN MENUJU YERUSALEM BARU: PEMBACAAN NARASI PENCIPTAAN-ESKATOLOGI DALAM PERSPEKTIF G.K. BEALE DAN RICHARD BAUCKHAM. Magister thesis, STT Reformed Injili Internasional.
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (365kB)
CHAPTER I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (235kB)
CHAPTER II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (257kB)
CHAPTER III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (361kB)
CHAPTER IV.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (263kB)
CHAPTER V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (144kB)
BIBLIOGRAPHY.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (152kB)
Abstract
Krisis biosfer masa kini menuntut respons dari Kekristenan, yang sering dituduh turut berkontribusi terhadap kerusakan alam melalui tafsiran sempit atas mandat menguasai bumi. Fokus gereja pada aspek spiritual dan keselamatan individu menyebabkan dimensi material ekologis terpinggirkan, sementara tanggapan Kekristenan kontemporer sering kali jatuh pada sistem teologi baru yang menyimpang dari tradisi ortodoks. Karena itu, diperlukan kerangka yang tetap ortodoks namun ekologis untuk membaca ulang narasi dari taman Eden hingga Yerusalem Baru. Tesis ini bertujuan menyusun kerangka normatif yang menegaskan tipologi bait Allah sekaligus mengafirmasi nilai intrinsik ciptaan non-rasional melalui studi literatur dan analisis teologi sistematika atas karya G. K. Beale dan Richard Bauckham, disertai perbandingan argumentatif serta evaluasi kritis. Temuan utama menunjukkan bahwa Beale menawarkan narasi normatif tentang perluasan bait Allah dari taman Eden hingga Yerusalem Baru yang menajamkan pemuridan dan misi gereja namun cenderung mengesampingkan dimensi material-ekologis, sedangkan Bauckham menyoroti komunitas ciptaan dan shalom kosmis yang menegaskan martabat ciptaan non-rasional tetapi berpotensi mengaburkan keunikan imago Dei. Kerangka yang diusulkan memadukan keduanya: tipologi bait sebagai pusat yang memperluas horizon komunitas ciptaan, sehingga misi gereja memiliki dua aspek yang tak terpisahkan, yaitu penginjilan dan pemeliharaan ciptaan.
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kerusakan ekologi;krisis biosfer;narasi penciptaan eskatologi;komunitas ciptaan;ekoteologi;misi gereja;pemeliharaan ciptaan;kepedulian lingkungan |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BT Doctrinal Theology > Creation (Theology) B Philosophy. Psychology. Religion > BT Doctrinal Theology > Environmental theology B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology > Stewardship — Christianity |
| Divisions: | Master of Theology |
| Depositing User: | Defy Zega (Librarian) |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 09:13 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 09:13 |
| URI: | http://repository.sttrii.ac.id/id/eprint/295 |
